Langsung ke konten utama

Budidaya Tanaman Jahe

budidaya tanaman jaheDi kalangan petani, budidaya tanaman jahe mungkin sudah tidak asing lagi. Tapi bagi orang yang belum pernah menanam, budidaya tanaman ini mungkin akan mengalami sedikit kesulitan, entah dalam hal persiapan, bagaimana cara menanamnya, bagaimana cara perawatannya, dll. Lalu, bagaimana cara budidaya tanaman jahe? Nah, artikel berikut akan membahas tentang cara budidaya tanaman jahe.


Cara budidaya tanaman jahe:


1. Persiapan lahan
Petama tama lahan dibajak atau dicangkul agar tanah menjadi gembur. Biarkan selama 2-4 minggu. Buat bedengan dengan tinggi 20-30 cm, lebar 80-100 cm, panjang disesuakan dengan lahannya.

2. Persiapan bibit
Pembibitan dilakukan dengan menggunakan rimpang. Rimpang yang telah tumbuh tunasnya dipatah patahkan kemudian ditanam, rimpang inilah yang disebut bibit tanaman. Untuk mendapatkan tanaman jahe dengan kualitas bagus. Pilihlah rimpang yang tidak luka, sudah tua, dan diperoleh dari tanaman yang sehat.

3. Penanaman
Buat lubang pada bedengan dengan ukutran kurang lebih 7 cm. Tanam bibit (rimpang) yang telah disiapkan pada lubang – lubang yang telah dibuat.

4. Perawatan tanaman

a. Penyulaman
Sekitar 2 minggu setelah ditanam, Anda perlu mengecek tanaman jahe apakah ada yang mati atau tidak. Jika ada Anda perlu melakukan penyulaman (mengganti tanaman yang mati dengan tanaman yang baru).

b. Penyiangan
Penyiangan pertama dilakukan ketika tanaman jahe berumur 2-4 minggu. Penyiangan selanjutnya dilakukan ketika terdapat gulma (tanaman pengganggu) yang tumbuh di sekitar tanaman jahe. Ketika berumur 6-7 bulan, sebaiknya tidak perlu dilakukan penyiangan, karena rimpang jahe sudah mulai besar.

c. Pembubunan
Pembubunan perlu dilakukan untuk menimbun rimpang jahe yang kadang – kadang tumbuh ke permukaan tanah, hal tersebut dilakukan agar peredaran udara dan air dapat berjalan dengan baik.

d. Pemupukan
Pupuk dasar (awal penanaman) yang digunakan adalah pupuk organik. Pemupukkan kedua (umur 2-4 bulan) menggunakan pupuk kandang dan pupuk buatan.

e. Penyemprotan
Pada fase pemeliharaan biasanya penyemprotan dengan menggunakan pestisida dan vitamin – vitamin yang mendorong pertumbuhan tanaman jahe.

5. Pemanenan
Pemanenan dilakukan ketika jahe berumur 10-12 bulan, dengan cara membongkar tanah dengan cangkul (diusahakan jangan mengenai rimpang jahe). Ambil rimpang jahe tersebut, bersihkan dari tanah dan kotoran lainnya.

Perlu Anda ketahui bahwa jahe ini baik ditanam pada awal musim hujan, karena bibit (rimpang) jahe perlu air yang cukup untuk pertumbuhannya. Anda tertarik untuk membudidayakan tanaman jahe? Coba saja cara budidaya tanaman jahe yang telah dijelaskan pada artikel di atas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Budidaya dan Perawatan Rumput Jepang

Budidaya dan perawatan tanaman rumput jepang – Salah satu jenis rumput hias yang sering ditanam untuk menghias taman rumah adalah rumput jepang. Jika ditanam dan dirawat dengan baik, rumput ini nantinya akan terlihat indah dan menarik. Penanaman dan perawatan rumput jepang sebenarnya cukup mudah, hanya dibutuhkan ketelatenan saat menenam dan merawatnya. Cara budidaya dan perawatan tanaman rumput jepang: 1. Tanah yang digunakan untuk menanam digemburkan terlebih dahulu kira-kira sedalam 20 cm. Pada permukaan tanah ditaburi pupuk organik dan dibiarkan selama 1-2 hari. Pemupukkan ini bertujuan agar tanah menjadi lebih subur sehingga tanaman akan tumbuh dengan baik. Buat lubang-lubang kecil yang nantinya digunakan untuk menanam tanaman rumput jepang. Jarak antar lubang bisa disesuaikan dengan keinginan anda. Jika anda ingin rumput jepang dapat tumbuh rapat (menutupi tanah) dalam waktu sekitar satu bulan, maka jarak antar lubang adalah selebar jari anda. Tapi jarak menanam rum...

Cara Budidaya Mentimun

Mentimun atau timun merupakan salah satu buah yang digemari masyarakat. Buah yang memiliki rasa netral ini mengandung manfaat yang baik untuk kesehatan dan kecantikan. Mengingat mentimun mengandung banyak manfaat dan banyak digemari oleh masyarakat, tidak ada salahnya kan kalau anda mencoba untuk melakukan budidaya mentimun. Nah, berikut adalah uraian tentang cara budidaya mentimun.   Cara budidaya mentimun: 1. Persiapan lahan Lahan dibersihkan dari rumput dan tanaman pengganggu lainnya kemudian digemburkan. Buat bedengan-bedengan pada lahan tersebut dengan ukuran lebatr 100 cm, tinggi 25-40 cm, panjang disesuaikan dengan panjang lahan dan jarak antar bedengan 30 cm. Buat lubang tanam pada bedengan dengan ukuran 50 x 60 cm. 2. Persiapan bibit Bibit bisa ana peroleh dengan cara menyemaikan benih mentimun sendiri maupun dengan cara membeli langsung pada penjual bibit tanaman tersebut. 3. Penanaman Tanam bibit mentimun pada setiap lubang yang telah anda buat...

Budidaya Bawang merah

Bawang merah merupakan tanaman komoditas hortikultura. Banyaknya permintaan dibarengi dengan kurangnya pasokan akan bawang merah, membuat harga bawang merah semakin melonjak tinggi. Budidaya bawang merah bisa menjadi peluang buat anda, karena bawang merah ini memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Cara budidaya bawang merah: 1. Persiapan lahan Lahan yang baik untuk menanam bawang merah adalah lahan yang subur, gembur, mengandung bahan organik, dan tidak becek. Lahan perlu diolah dengan baik agar umbi bawang merah dapat tumbuh dengan baik sehingga mendapatkan hasil yang maksimal. Lahan dibersihkan dari tanaman pengganggu kemudian digemburkan. Buat bedengan dengan ukuran lebar 100 cm, tinggi 30-40 cm, panjang disesuaikan dengan panjang lahan, jarak antar bedengan 30-40 cm. Setelah selesai membuat bedengan, langkah selanjutnya adalah membuat lubang tanam. 2. Persiapan bibit Bibit yang digunakan biasanya adalah umbi bawang merah itu sendiri. Anda bisa menggun...